Minggu, 16 Januari 2011

MANAJEMEN OPERASIONAL



l  Kegiatan Operasi: Kegiatan untuk merubah sesuatu sehingga nilainya bertambah atau kegiatan untuk menghasilkan barang dan atau jasa.
l  Manajemen Operasi: Manajemen dari suatu organisasiyang melakukan proses pengubahan untuk menambah nilai atau kegiatan untuk menghasilkan barang dan atau jasa.

Yang dapat dirubah dan prosesnya:
No.
Yang Dirubah
Proses
1
Bentuk
Manufaktur Pabrikasi
2
Tempat
 
Transfortasi
3
Hak Milik
Perdagangan
4
Waktu
Pergudangan
5
Perasaan
Hiburan

Sumbara Daya yang Diperlukan:
è  Man (tenaga kerja)
è  money (uang)
è  material (bahan baku)
è  machine (peralatan)
è  methode / manajemen (cara)
SRATEGY BISNIS

adalah: rencana jangka panjang perusahaan yang dapat digunakan perusahaan sebagai pedoman    kegiatan untuk mencapai misi yang diembannya.
Tingkatan strategy:
1.      strategy sosial: arah kegiatan yang berlaku untuk masyarakat secara keseluruhan.
2.      strategy coorperate: arah kegiatan yang berlaku untuk kelompok Bisnis.
3.      Strategy bisnis: arah kegiatan yang berlaku bagi perusahaan.
4.      Strategy fungsional: arah kegiatan yang berlaku untuk fungsi perusahaan tertentu.
Faktor yang perlu dipertimbangkan:
ü  misi yang akan dicapai perusahaan
ü  kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan
ü  peluang dan ancaman yang ihadapi perusahaan


PROSES OPERASI ATAU PRODUKSI

Proses operasi adalah: seluruh aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk memanfaatkan sumber daya                                              yang dimiliki perusahaan agar dapat mengahasilkan suatu produk.
Jenis operasi atau rangkaian kegiatan dibagi menjadi 5 jenis:
1.      Proses proyek: proses penciptaan suatu produk yang tidak mempunyai urutan yang baku.karena produk yang dibuat bersifat unik, berbeda dalam produk, untuk produk yang terbatas (produk tunggal).
Contoh: Dalam pembuatan jembatan, antara jembatan yang satu dengan yang lainnya pasti mempunyai perbedaan dalam pembuatannya.
2.      Proses pesanan: proses [embuatan produk yang selalu akan mengalami penghentian pada saat akan berpindah dari satu tahap ketahap lain dengan tujuan menghasilkan produk yang dibutuhkan oleh kunsumen individual.
Contoh: proses pembuatan peralatan rumah tangga / furniture yang dilakukan oleh home industri.Untuk membuat meja harus memotong kayunya terlebih dahulu,kemudian membentuk kayu tersebut agar menjadi meja. (Dilakukan untuk menghasilkan produk yang banyak tetapi kualitasnya berbeda-beda).
3.      Proses kelompok: proses pembuatan produk yang juga mengalami penghentian [ada saat berpindah dari suatu tahap ke tahap lain tetapi produknya ditujukan untukmemenuhi kebutuhan konsumen umum.Proses kelompok ini biasanya digunakan untuk menghasilkan produkyang agak banyak, tetapi dengan jenis yang agak terbatas.
Contoh: proses pembuatan kue padaskala perusahaan kecil (bukan home industri)
4.      proses lini:Proses pembuatan produk yang berlangsung terus-menerus mulai bahan baku itu masuk sampai produk jadi itu selesai dikerjakan. Terus-menerusnya proses ini dimungkinkan karena mesin-mesinyang digunakan adalah mesin khusus yang satu dengan yang lainnya sudah terintegrasi dengan ban berjalan. Proses ini biasanya digunakan untuk menghasilkan produk dengan jenis terbatas tetapi dengan jumlah yang besar.
Contoh: pembuatan minuman cocacola yang proses produksinya tidak mengalami penghentian.
5.      Proses continuous: Proses pembuatan produk yang tidak mengalami penghentian dan tahap-tahap prosesmya tidak dapat dibedakan secara kasat mata karena proses berlangsung dalam fasilitas yang tertutup.
             Contoh: proses pembuatan pupuk atau zat kimia berbahaya yang proses pembuatannya tidak        bisa dilihat oleh mata secara langsung karena melalui penyaluran pipa-pipa.

Lokasi Usaha

adalah: tempat dimana perusahaan melakukan kegiatan operasi dan biasanya jumlahnya bisa lebih dari      satu tempat.
Faktor umum yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan lokasi usaha:
1)      Tenaga Kerja
Ø  Jumlah tenaga Kerja
Ø  ketrampilan / keahlian dan pengetahuan
Ø  budaya kerja
Ø  hubungan perburuhan
2)      Pasar dan Konsumen
Ø  pasar potensial
Ø  daya beli konsumen
3)      Bahan Baku dan Transportasi
Ø  kebutuhan besar
Ø  dipasok dari suplier
4)      Lingkungan Masyarakat
Ø  iklim
Ø  tempat tinggal
Ø  kebijakan pajak
Ø  lembaga keuangan
Ø  tingkat kriminal
Ø  sistem pemerintahan
Ø  peraturan lingkungan
5)      Karakteristik lokasi
Ø  luas tanah
Ø  sarana dan prasarana
Ø  biaya
Yang utama dalam menentukan lokasi usaha:
1.      industri besar
è  luas tanah
è  tersedianya pembuangan limbah
è  bahan baku
è  tenaga kerja murah
2.      industri bersih
è  transportasi
è  tenaga kerja terampil
è  peraturan pemerintah
3.      perdagangandan jasa
4.      pergudangan

 
LAY OUT

adalah: penentuan tata letak dan seluruh fasilitas yang dimiliki perusahaan yang meliputi penentuan          lokasi departemen, gudang, lorong dan seluruh lingkungan kerja baik yang akan digunakan         sekarang ataupun yang akan datang.
Manfaat lay out:
u  biaya material handling yang rendah
u  penggunaan ruangan yang efisien
u  penggunaan tenaga kerja yang rendah
u  menjamin keselamatan dan keamanan kerja
u  memudahkan untuk melaksanakan perbaikan dan perawatan
Jenis Lay Out:
Ø  Lay Out proses (fungsional): penataan fasilitas operasi yang dilakukan berdasarkan fungsinya, dalam arti peralatan yang mempunyaifungsi yang sama ditempatkan pada lokasi yang sama.
                        Contoh: ruangan-ruangan yang ada disebuah rumah sakit, antara UGD, ruang operasi,                                ruang rawat, dan ruang mayat terletak ditempat yang berbeda-beda.
Ø  Lay Out produk (jalur asembling / perakitan): penataan fasilitas operasi yang dilakukan berdasarkan alur / urutan proses.
                        Contoh: dalam perusahaan cocacola yang dalam pembuatan produknya harus melalui                                  suatu proses terlebih dahulu sebelum diproduksi, dan barang yang diproduksi tersebut                               dalam jumlah banyak dan cepat.
Dua hal yang penting dalam Lay Out Produk:
1.      Kegiatan yang berlangsung harus merupakan pekerjaan yang sederhana, yang tidak memerlukan waktu yang banya (elemen kerja).
2.      Jalur ada dalam keseimbangan, dalam arti tidak ada bagian yang mempunyai beban lebih dan tidak ada yang kurang.
Langkah membuat Lay Out Produk:
ü  identifikasi elemen kerja yang diperlukan beserta urutannya
ü  tentukan kecepatan produksi yang harus dilakukan untuk mencapai target produksi atau yang disebut (cycle time)
Langkah membuat Outlet proses:
a)      Mencari informasi: luas bangunan yang diperlukan, luas bangunan yang tersedia dan faktor kedekatan.
b)      Membuat diagram blok atau diagram muther.
c)      membuat rancangan Lay Out detail sesuai dengan ukuran ruangan yang diperlukan.
Rancangan kerja adalah: penentuan tugas atau kegiatan pada seseorang atau sekelompok orang     dalam              memberikan sumbangan terhadap proses produksi secara keseluruhan.
Dua aspek yang perlu diperhatikan dalam rancangan kerja:
1.      teknis: aspek bagaimana cara pekerjaan tersebut secara teknis perlu dilakukan tenaga kerja.
2.      Sosiologi: aspek manusia tenaga kerja sebagai makhluk hidup termasuk didalamnya pola hubungan antar sesama tenaga kerja dalam lingkungan kerjanya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar